26 Prajurit. Terlena.

Apalagi yang kupunya selain kata,
Sarana tunggal mencapai makna?
Tapi terkadang tak cukup aksara
mencakup, menerjemahkan; rasa…

26 prajurit tanpa daya, terpaku
Seketika bisu saat asa membeku
Perahu ini sekaligus belenggu
Bungkam anganku dan tumpul jiwaku

Semakin tipis sabarku di sandiwara akbar ini.
Aku ini mengejar mimpi, bukan pundi-pundi.
Sudah saatnya berhenti sembunyi,
tegakkan kepala dan berpindah sekoci.

Mari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s