Notulensi Rakoord Budi Fans Club

Perkenalkan : Budi.
Siapa yang tak kenal? Sejak pertama kali belajar bahasa Indonesia namanyalah yang selalu muncul. Ini Budi. Ini Ibu Budi. Ibu Budi pergi ke pasar. Dan seterusnya dan seterusnya…
Maka mungkin sah (meskipun tidak sepenuhnya logis) apabila saya simpulkan bahwa bagi mayoritas perempuan Indonesia yang melek huruf, Budi-lah sosok laki-laki yang pertama dikenal. Namun demikian dalam kehidupan nyata laki-laki pada umumnya tidaklah se-ideal Budi yang rajin ke sekolah dan menurut pada ibunya. Menurut data statistik terakhir, saat ini terdapat lebih banyak laki-laki daripada perempuan di Indonesia. Tapi dari jumlah tersebut, berapa persen yang belum keburu menikah? Dari sekian persen yang single itu, berapa persen yang tidak doyan sesama jenis? Dan dari sekian persen yang sudah kecil jumlahnya itu, berapa persen laki-laki yang baik-baik dan tidak brengsek? Teman saya menjawab : 0%. *pingsan*
Namun saya rasa tepat juga. Karena berdasarkan pengalaman saya dan beberapa oknum perempuan labil di sekitar saya, sepertinya kok memang laki-laki yang masih single, tidak gay dan tidak brengsek sungguhlah langka dijumpai. Maka sampailah kami pada kesimpulan ini : Budi seperti di buku bahasa Indonesia hanyalah ilusi. Budi yang asli, adalah yang banyak bertebaran di sekitar kita. Entah dia tidak available, atau brengsek. Setiap perempuan pasti punya setidaknya satu orang Budi dalam hidupnya. Dan begitu pun kami, yang super lemah terhadap spesies bernama Budi ini. Bayangkan, perempuan-perempuan mandiri yang sukses dalam karier masing-masing dan mendekati kemapanan finansial, perempuan-perempuan tangguh berpendidikan yang mengutamakan logika, tiba-tiba bertingkah laku ibarat anak SMA jatuh cinta.
Budi datang, akal menghilang!
Menolak untuk memposisikan diri sebagai korban, maka kami memilih menasbihkan diri sebagai Budi Fans Club. Karena bagaimanapun, kami kan bukan diguna-guna. Ada sekian persen kesadaran diri pada saat memilih jatuh hati kepada Budi. Terkadang memang lebih mudah berkata : saya khilaf, tidak sadar, tidak tahu apa yang saya pikirkan saat itu. Tapi bukankah itu sama dengan menolak bertanggung jawab atas hidup kita sendiri?
Baru-baru ini Budi Fans Club merayakan ulangtahun salah satu anggotanya dengan sesi karaoke. Setelah berteman selama lebih dari 12 tahun, ini pertama kalinya kami berkumpul dalam satu ruangan demi bernyanyi bersama. Biasanya kami lebih senang menghabiskan waktu untuk berbagi kisah hidup (dan tentunya kisah seputar Budi). Kali ini kami mencoba berbagi kisah melalui playlist. Daripada berpanjang-panjang menjabarkan dua jam paling absurd dalam hidup saya, berikut rangkaian live tweet langsung dari TKP :

    From: @anditweet
    Sent: 20 Aug 2010 22:51

    Sesi karaoke curcolator bersama paguyuban perempuan labiluuun area Jakarta Depok Tangerang dan sekitarnya. edyaaaaan!

    From: @anditweet
    Sent: 20 Aug 2010 23:13

    Jyaaaah belonbelon udah dua aja yang nyanyinya pake bumbu aermata. Asin daaaah -_________-”

    From: @anditweet
    Sent: 20 Aug 2010 23:37

    Daaaan bridgenya lagu ini diselipin puisi-puisi curcol spontan karya sendiri. Bwahahahaha. Absyuuuurd ini kawankawan sayaaaah!

    From: @anditweet
    Sent: 20 Aug 2010 23:41

    Dan boyband kembali berjaya di ranah paguyuban perempuan labilun…

    From: @anditweet
    Sent: 20 Aug 2010 23:50

    Nyanyi kunci ud bubar jalan semua, ada nyang pake breakdance, ada nyang berasa agnes monica, ada nyang berasa model video klip. Belaga gila.

    From: @anditweet
    Sent: 20 Aug 2010 23:55

    What song could b more appropriate than this 4 us labilers? “Lean on me when u’re not strong, I’ll b ur friend, I’ll help u carry on” *hugs*

    From: @anditweet
    Sent: 20 Aug 2010 23:56

    Agnes Monica’s “Tak Ada Logika” menjadi OST paling tepat. Budi datang, Akal menghilang. Bubar jalaaaan!

    From: @anditweet
    Sent: 21 Aug 2010 00:02

    Semuanya bernyanyi : di dadaaaakuuuu agak kumisaaaan! *eh?

    From: @anditweet
    Sent: 21 Aug 2010 00:19

    NURLELAaaaaaaaaa berkumandang! Ah 80s wisdom, still relevant. *eh?

    From: @anditweet
    Sent: 21 Aug 2010 00:24

    Dan skrg K.K.E.B. (Karena Kutahu Engkau Budi) *eh?

    From: @anditweet
    Sent: 21 Aug 2010 00:28

    1 nyangsang dimeja *berasapenyanyicafe,1 glayutan di tembok *berasaReza,1 nari balet,1 joged cheerleader,1 mandangin layar engpong nonstop

    From: @anditweet
    Sent: 21 Aug 2010 00:40

    Bukan karaoke. Cuma curhat jejeritan sambil jejingkrakan seenak udel.

Hmmmm…. Tapi kalau menilik lagi kelakuan kami malam itu…. Sepertinya tidak heran kalau kami sulit mendapatkan laki-laki normal. Wong kami juga nggak normal.

2 thoughts on “Notulensi Rakoord Budi Fans Club

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s