4 Bulan Menjelang

Ebuset, udah tinggal 4 bulan lagi menuju hari dimana saya ME NI KAH.

Sadarnya pun akibat dapat email reminder dari The Knot. Isinya? Daftar hal-hal yang seharusnya sudah dan sedang diselesaikan empat bulan menjelang hari H. Makasi loh pagi-pagi bikin saya deg-degan.

Reminder yang pagi-pagi bikin senewen

Penuh rasa takut saya buka emailnya, dan disambut dengan kalimat : BOOK YOUR HONEYMOON. Horeeee saya kan waktu itu sudah sakseus pesan tiket pesawat tepat ketika ada promo super murah Air Asia. Jadi to-do-list nya solved dong. Saya sebagai calon pengantin yang mudah teralihkan perhatiannya dengan sengaja mengabaikan kenyataan bahwa belum book penginapan. Itu nanti ajah, yang penting nyampe dulu ke tujuan. visioner dan berpikir ke depan, lalu lanjut memikirkan hal penting berikutnya.

In this case, hal-hal penting yang harus didiskusikan dengan fotografer, mulai dari foto apa saja yang wajib ada di album sampai dengan tone atau style yang diinginkan :

  1. A (really good) kissing shot Kenapa dicoret? …mmm sejujurnya saya agak malas loh sama foto-foto ciyam ciyum semacam ini. Depan orang lain pula. Kebayang pula di-staging sama fotografernya : “Ya Mbak miringin dikit palanya. Masnya jangan monyong-monyong amat mas. Belai dikit rambutnya.” Foto ciuman aja males, gw nggak kebayang deh kalau bintang film b*kep kayak apa malesnya. Untung itu bukan cita-cita gw ya -___________-‘ Sebenarnya Kissing Shot ini bisa keliatan manis sih, asal pengambilannya artistik. Bayangannya aja misalnya, atau dari jauh dengan foreground di sela-sela detil dekorasi misalnya. Tapi ya itu, I think a good kissing shot should be candid and not staged. Thus, daripada dipaksain ya mending nggak ada ajah nggak sih?
  2. Getting Ready : The Guys + friends, the bride with mom, yang penting di sini kayaknya harus dicari ruangan dengan setting dan lighting ciamik supaya fotonya juga bisa hits.
  3. The Bouquet …ah saya jadi semangat berburu bunga Bouquet ke Rawa Belong🙂
  4. The Reception Tables …pernikahan di Indonesia kayaknya agak jarang ya yang model sitting dinner. Paling banter juga area meja VIP untuk para pinisepuh keluarga.
  5. The Shoes …sedangkan saya rencananya pake sepatu apa aja yang udah ada. Bisa jadi udah rada bopak-bopak :p Artinya boleh beli sepatu baru dong yaaa. Eh nggak ya?
  6. The Bride in Action ini saya kurang ngerti juga maksudnya apa hahahaha, di websitenya sih gambarnya ada CPP lagi main bulutangkis pake wedding dress. *telpon tim dekor *minta pasang net
  7. Details : mulai dari detil undangan, detil souvenir, detil dekorasi, sampai scenes-scenes yang bisa menerjemahkan tone dan suasana akad/resepsinya. Rencananya akan ada diskusi yang super mendalam dengan team fotografi untuk bisa dapat setting yang terbaik.
  8. The Wedding Cake kayaknya sih… nggak akan ada wedding cake hahahaha. Ngapain juga bikin kue 3 tingkat padahal yang 2 tingkatnya terbuat dari styrofoam. Mending budgetnya buat nambah dessert bar dari catering.
  9. Bridesmaids’ Bouquets. No bridesmaids, so no bridesmaids’ bouquets
  10. The Ceremony and the Reception from various angles. Saya memang nggak ingin terlalu banyak foto rombongan di pelaminan ala foto studio. Lebih ingin banyak foto yang bisa menggambarkan acara di mata tamu. Semoga Kinema bisa menerjemahkan ini ya nantinya. Amiiin…
  11. The Dress …kayaknya ini cuma bagus kalau bajunya bikin yah. Kalau sewa sih…. mmmm… kayaknya sayang ajah
  12. The Hairstyle. Yes! Yes! Yes! I always love a good beauty shot of hairdos.
  13. Scenes, scenes, scenes. Dengan alasan yang sama seperti di point nomor 10 tadi
  14. The Jewelry. Meskipun nantinya akan sewa, tapi yang namanya aksesori adat pasti akan cantik untuk difoto detailnya yah… Hitung-hitung mendokumentasikan kebudayaan, toh?
  15. A Sign of The Times. Nah ini penting nih, supaya anak cucu nanti tahu waktu jaman mama/neneknya nikah apa sih yang lagi ngetrend. Hmmm… kira-kira apa ya item yang bisa “berbicara” mewakili zaman? Foto Obama?
  16. The Staples : a fashion/glam shot, a b&w shot, a dramatic couple shot, an artistic angle shot

Ya kurang lebih gitu lah ya, dari daftar itu memang nggak semuanya bisa diaplikasikan toh, tergantung selera dan gaya pernikahan masing-masing. Untuk lengkapnya, sila dilihat di sini dan sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s