Kalem

Ya, kalem. Bukan Kaliem.

Di tengah-tengah persiapan pernikahan seringkali ada momen-momen dimana rasanya saya pengen jambakin rambut satu-satu sampe habis bis bis. Atau nangis guling-guling di tengah jalan. Atau berbagai hal ekstrim lain yang memang nggak masuk akal.

Semata demi kesel.

Tapi sekesel-keselnya saya, untungnya nggak pernah sekalipun sampai jadi ogah nikah *ketok2mejakayu*

Dan untungnya juga, gojira edyan yang satu ini punya banyak pawang yang sabar dan baik hati : Smita sang kakak kelas idola, Ochello dan tentunya *ehem* tunangan yang manisssss sekaliii. Pas kemarin saya lagi sakit dan dirundung mendung akibat suatu perubahan rencana dadakan, si masnya dateng loh dari Karawaci bawa bunga paporit. Padahal saya mendung bukan karena dia, dia lagi nggak punya salah apa-apa. :’) ih mewek gilak jadinya. Baik bener Allah kasih calon suami kayak begini yak.

Yaudah kalo gini caranya, BRING IT ON wahai wedding planning, aku mau kawin buruaaaaaaan!!!

Keep Kalem, Yang Penting Kawin

Make your own kalem poster here, thanks to Neng Fry for the inspiration

9 thoughts on “Kalem

  1. Hai sayaang.. Yaampuun aku br liat comment kmu di blog ku😦 ternyata udah lama banget.. Yg tentang sanggar wulandari itu…😥 maaf banget yahh.. Don’t know why notificationnya ngga masuk ke emailku.. Kmu masih butuh reviewnya ngga? Mengingat acaranya udah tinggal sebulanan lagi yah?

    Sorry banget ya.. Goodluck yaa deaarr :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s