The Wedding | Undangan Akad & Resepsi

Detail Undangan

Yang namanya undangan intinya kan informasi ya, bahwa kita sebagai pihak pengundang akan mengadakan acara apaan, hari apa jam berapa, dan yang datang bakal ngapain aja atau harus siapin apa aja. Untungnya kedua keluarga pun sepakat bahwa kita nggak mau masukin terlalu banyak “kata berbunga” yang bisa menyebabkan undangannya jadi berlembar-lembar dan nggak ringkas.

Karena acara dilaksanakan di 2 hari yang berbeda, jadi undangan pun dibagi. Ada tamu yang diundang hanya untuk akad nikah, yaitu untuk keluarga dekat, sahabat sangat dekat dan tamu yang sudah sangat sepuh. Untuk mengakali adanya pihak-pihak yang suka merasa tersinggung kalau nggak diundang (padahal sih nggak dekat-dekat amat), saya undang juga pas akad nikah. Berhubung hari kerja, jadi mungkin orang yang tidak dekat juga mikir-mikir kan mau datang. Lagipula banyak orang (aneh) yang ngomel atau tersinggung kalau nggak diundang, padahal diundang juga nggak datang. Hahah.

Format undangan akad dan resepsi sama. Satu lembar karton, di satu sisi adalah informasi dasar seperti nama CPW CPP dan keluarga, waktu dan tanggal undangan. Di sisi lainnya adalah peta dan informasi tambahan seperti lokasi parkir. Pertimbangannya supaya kita mudah juga untuk distribusinya. Kalau diundang di satu acara ya masukin satu undangan ke amplop, kalau diundang dua acara ya masukin dua-duanya. Tutup amplop, masukin plastik, tempelin stiker alamat, kirim. Beres.

Desain Undangan

Sejalan dengan ditemukannya color scheme yang sudah cucok di hati CPW beserta kain kebayanya, maka berlanjutlah ke PR selanjutnya yaitu undangan. Browsing sana sini banyak nian yang ditaksir, apalagi saya pecinta typography, jadi kalo nemu font lucu rasanya langsung pengen tempelin di undangan. Tapi kok kalau dilihat lagi, undangan yang saya taksir itu memang lebih cocok dengan tema awal yaitu simple vintage garden party. Padahal ini udah jelas jadinya nikah di gedung, bahan kebaya nggak ada simple-simplenya pula. Intricately sequined!

Fingerprint-Modern-Letterpress-Wedding-Invitations-Cordes-Printing-6-550x366

southern-wedding-04

Begitu survey ke gedung, ternyata memang nggak salah selera ibunda. Cantik sih. Klasik, tidak terlalu banyak ornamen, dan pas liat langit-langit eh lho kok keren lampu dan desainnya ala-ala art deco? Pas dilihat font penanda gedungnya, ealaaaaa alaa art deco juga fontnya! Kok ya dia tahu aku suka sekali era-era 1920-1930an? Dan akhirnya jadilah, desain undangan mengarah ke gaya-gaya art deco seadanya. Namapun bikin sendiri ya, mau gimana lagi deh.

Lucky-Luxe-Couture-Correspondence-Gatsby-Letterpress-Wedding-Invitations2

Gorgeous Art Deco Invitations by Lucky Luxe

deco-letterpress-sample-2

Bella Figura‘s amazing art deco invites

deco-letterpress-sample-1

Front view of Bella Figura’s invitations

Soal undangan ini, alhamdulillah dapat bantuan dari teman Mama yang punya percetakan. Let’s say it was his wedding gift for us. Sebagai orang yang tahu diri, saya tanya dulu dong sama si Oom, kira-kira kita bisa pakai kertas yang mana aja Oom, tintanya boleh berapa warna, dll. Apa jawab si Oom? Choose anything you like. Malah kita diajak tur keliling percetakannya dan melihat semua proses kerja mulai dari desain sampai jadi barang cetakan. Masih ditambah bonus pula untuk kartu penukar souvenir dan packaging tanda terima kasih. Yaampun Oom makasih banyak yaaa, semoga dikaruniai sukses kesehatan dan bahagia lahir bathin sepanjang usia *amin.

Ada tapinya? Ada sih. Percetakan ini bukan spesialis undangan, lebih banyak melakukan pengerjaan barang cetakan untuk perusahaan. Flyer, brosur, poster, kalender, dll. Jadi desain bukan salah satu aspek kekuatannya. Mau nggak mau artinya apa sodara-sodari? Yaaa…. desainlah sendiri undanganmu. Hohoho…

Ets jangan panik, untungnya ada teman papa yang desainer grafis. Jadilah saya recokin si Oom desainer di kantornya untuk minta waktu diskusi soal undangan. Tapi jangan salah, mulai dari cari font, cari ornamen desain yang pas, sampai kertasnya, semua CPW dan CPP yang ngerjain. Bahkan peta lokasi pun gambar sendiri di powerpoint, baru abistu minta desainer percetakannya pindahin ke format corel ahohohoho…

Untuk soal undangan ini, pokoknya alhamdulillah deh. Semua jadi tepat waktu, kualitas ciamik, desain pun memuaskan di hati CPW CPP dan segenap keluarga. Terima kasih mama papa dan teman-temannya🙂

Cetak undangan : Siem n Co.

Jl. Garuda No. 86
Kemayoran Jakarta 10620
Indonesia
T. 62 21 424 5109 (Hunting)
F. 62 21 425 7619
E. info@siemnco.com

4 thoughts on “The Wedding | Undangan Akad & Resepsi

    • Iya bagus yaaa, sayangnya yang aku posting itu bukan undanganku non, itu inspirasi yang jadi acuanku. Hehe foto2 undanganku malah pas dicari gak ada huahahahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s